Hikari Research

Melayani: Konsultasi KTI, Skripsi, Mini Riset, Olah Data, Pengetikan, Translate, Scan, Cetak foto, Pulsa dll

  • Hikari Komputer

    Telp. 0852 9090 1322

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 9 pengikut lainnya

  • Kategori

  • Chat Yuk…


    Status YM

    Pengunjung Online

  • Tolong dong suster… bawa ke Hikari..!!

    Get Well Myspace Comments

  • Tukar Link

    <a href="https://rentalhikari.wordpress.com" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-132" title="HIKARI KOMPUTER" src="https://rentalhikari.files.wordpress.com/2009/11/hikari-komputer.gif" alt="" width="177" height="24" /></a>

    Kopi kode diatas dan taruh di sidebar blog anda, stlh itu hub saya via komentar saya link balik okay... pisss...

  • Teman-teman

    shmilytronik

SAP Diare

Posted by dwixhikari pada 6 November 2009

Oleh : Niken Jayanthi, S.Kep

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

Topik : Diare
Sasaran : Ibu-ibu PKK RT 02 RW IX Grobogan
Jumlah Peserta : 20 Orang
Hari/Tanggal : Senin, 12 Januari 2009
Waktu : 30 Menit
Tempat : Balai Desa Grobogan

I. TAHAP IDENTIFIKASI
A. Analisa kebutuhan
Peserta penyuluhan mampu menerapkan prinsip penatalaksanaan diare khususnya pada anak.
B. Karakteristik peserta
1. Ibu-ibu PKK RT 02 RW IX Grobogan
2. Latar belakang pendidikan SMP/SMU.
3. Peserta mampu melihat dan mendengar dengan baik
4. Jumlah peserta 20 Orang.
5. Peserta belum mendapatkan penyuluhan tentang diare.

II. TAHAP PENGEMBANGAN
A. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 1 x 30 menit ibu-ibu PKK RT 02 RW IX Grobogan mampu memahami tentang cara pencegahan dan penanggulangan diare secara benar.

B. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 1 x 30 menit, diharapkan ibu-ibu PKK RT 02 RW IX dapat:
1. Menjelaskan pengertian diare.
2. Menyebutkan penyebab terjadinya diare
3. Menyebutkan tanda dan gejala diare.
4. Menjelaskan bagaimana cara pencegahan diare.

C. Materi Penyuluhan
1. Pengertian tentang diare
2. Faktor penyebab terjadinya diare
3. Tanda dan gejala penyakit diare
4. Cara pencegahan diare

D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab

E. Media
1. LCD
2. leaflet

F. Kegiatan Pebelajaran
Terlampir.

G. Metode Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Peserta hadir 15 menit sebelum acara dimulai
b. Penyelenggaraan pembelajaran dilaksanakan di balai desa
c. Pengorganisasian penyelenggaraan pembelajaran dilakukan sebelumnya di rumah RW IX
2. Evaluasi Proses
a. Peserta antusias terhadap materi pembelajaran
b. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat pembelajaran
c. Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar
3. Evaluasi Hasil
a. Jelaskan pengertian dari diare?
b. Sebutkan hal-hal yang menyebabkan terjadinya diare?
c. Sebutkan tanda dan gejala dari diare?
d. Jelaskan bagaimana cara pencegahan dan penanggulangan dari diare?

Jawaban :
a. Diare adalah berak cair atau encer lebih dari 3 kali atau lebih dalam sehari, kadang disertai muntah atau panas
b. Faktor infeksi, faktor malabsorbsi, faktor makanan, menurunnya system kekebalan
c. Cengeng, gelisah, suhu badan meningkat, nafsu makan berkurang
d. Pencegahannnya dengan cara jangan BAB di sembarang tempat, jangan makan-makanan yang tidak ditutup; cara penanggulangannya dengan memberikan LGG, berikan oralit dan makanan yang bergizi

H. Daftar Pustaka
Suharyono, 1991. Diare Akut Klinik dan Laboratorik. Cetakan Pertama, Jakarta: Rhineka Cipta.
Departemen Kesehatan RI. 1992, Diare dan Upaya Pemberantasannya. Dirjen P3M. Jakarta.
Petrus Andrianto. 1990. Diagram Diagnostik Gastro Enterologi. Cetakan Pertama. Jakarta: Widya Medika

DIARE

A. Definisi Diare
Diare adalah buang air besar yang tidak normal (meningkat) dengan konsistensi tinja lebih lembek atau cair. Diare dapat di klasifikasikan menjadi dua yaitu akut dan kronik (Suharyono, 1991).
Diare adalah penyakit berak-berak dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam sehari. Bahaya dari diare adalah kehilangan cairan tubuh yang terlalu banyak sehingga penderita menjadi lemas, bila tidak segera ditolong dapat mengakibatkan pingsan. Diare pada anak-anak dapat membahayakan jiwanya, disamping mencret dapat pula timbul demam dan berak penderita bercampur dengan darah (Depkes, 1992).

B. Faktor – Faktor Penyebab Terjadinya Diare
Menurut Suharyono (1991), penyebab terjadinya diare dapat disebabkan oleh faktor – faktor sebagai berikut:
a. Faktor instrinsik
Faktor intrinsik atau faktor penjamu antara lain: genetik, umur, jenis kelamin, keadaan fisiologis, kekebalan, maupun sifat-sifat dari manusia itu sendiri.
b. Faktor ekstrinsik
Faktor ekstrinsik berasal dari faktor lingkungan baik berupa lingkungan fisik, biologis, maupun sosial ekonomi, termasuk didalamnya perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.
Selain faktor-faktor diatas, sifat-sifat mikro organisme sebagai agen penyebab penyakit juga merupakan faktor penting dalam proses timbulnya penyakit infeksi. Sifat-sifat mikro organisme tersebut antara lain: patogenitas, virulensi, tropisme, serangan terhadap penjamu, kecepatan berkembang biak, kemampuan menembus jaringan, kemampuan memproduksi toksin dan kemampuan menimbulkan kekebalan.

C. Tanda dan Gejala
Tanda dan gejala diare adalah mual dan muntah, panas, gelisah, suhu badan mungkin meningkat, nafsu makan berkurang atau tidak ada, kemudian timbul diare. Tinja makin cair, mungkin mengandung darah atau lendir, warna tinja menjadi kehijau-hijauan karena tercampur empedu. Anus dan sekitarnya menjadi lecet karena tinja menjadi asam (Depkes, 1992).
Bila pasien telah banyak kehilangan cairan dan elektrolit, gejala dehidrasi mulai nampak, yaitu: berat badan menurun, turgor berkurang. Dapat juga terjadi dehidrasi ringan, sedang dan berat, dan berdasarkan tonisitas plasma dapat dibagi menjadi dehidrasi hipotonik, isotonik dan hipertonik (PetrusA, 1990).

D. Pencegahan Diare
Menurut (Depkes, 1992), pencegahan peredaran bahaya diare sesungguhnya dapat dilakukan oleh segenap lapisan masyarakat, yaitu dengan cara:
a. Membiasakan diri berperilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan
sehari-hari.
b. Membuang hajat pada jamban.
c. Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan higienis.
d. Meningkatkan daya tahan tubuh melalui peningkatan status gizi.
e. Penggunaan air yang tepat untuk kebersihan dan minuman yang bebas dari
kuman.
f. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

3 Tanggapan to “SAP Diare”

  1. sandyka tri prasetya said

    asalamualaikm,,ada sap PKK ndak??mau dong..trims

  2. rieja said

    ijin copy ya!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: