Hikari Research

Melayani: Konsultasi KTI, Skripsi, Mini Riset, Olah Data, Pengetikan, Translate, Scan, Cetak foto, Pulsa dll

  • Hikari Komputer

    Telp. 0852 9090 1322

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 9 pengikut lainnya

  • Kategori

  • Chat Yuk…


    Status YM

    Pengunjung Online

  • Tolong dong suster… bawa ke Hikari..!!

    Get Well Myspace Comments

  • Tukar Link

    <a href="https://rentalhikari.wordpress.com" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-132" title="HIKARI KOMPUTER" src="https://rentalhikari.files.wordpress.com/2009/11/hikari-komputer.gif" alt="" width="177" height="24" /></a>

    Kopi kode diatas dan taruh di sidebar blog anda, stlh itu hub saya via komentar saya link balik okay... pisss...

  • Teman-teman

    shmilytronik

SAP Aborsi

Posted by dwixhikari pada 6 November 2009

Oleh : Niken Jayanthi, S.Kep

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN
(SAP)

MA : Clinical Nursing Skill Intensif Care
Topik : Aborsi
Sasaran : Mahasiswa D3 Keperawatan Smt. 1
Hari/tanggal : Rabu, 7 Januari 2007
Waktu : 30 menit
Tempat : Ruang Kuliah Lt. V

I. TAHAP PENGEMBANGAN
A. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti pembelajaran mahasiswa dapat mengetahui bagaimana jalan keluarnya, mahasiswa dapat mengetahui jenis-jenis aborsi dan bagaimana cara melakukan aborsi yang aman dan dapat mengetahui alasan-alasannya melakukan aborsi.

B. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran selama 30 menit tentang aborsi mahasiswa dapat :
1. Menjelaskan pengertian aborsi
2. Mengetahui sejarah aborsi
3. Mengetahui jenis-jenis aborsi
4. Alasan melakukan aborsi
5. Menjelaskan indikasi kesehatan

C. Materi Pembelajaran
1. Sejarah aborsi
2. Pengertian aborsi
3. Jenis-jenis aborsi
4. Alasan melakukan aborsi
5. Risiko aborsi dan solusi
6. Aborsi yang aman

D. Media
1. Soud system
2. OHP
3. Transparan berisi materi

E. Metode Media
1. Ceramah
2. Tanya jawab

F. Kegiatan Pembelajaran
Terlampir.

G. Metode Evaluasi
1. Evaluasi struktur
a. Tahap pengembangan
b. Tujuan instruksional
c. Materi pembelajaran
d. Media
2. Evaluasi hasil
a. Tempat sudah tersedia
b. Media pembelajaran sudah tersedia
c. Peserta pembelajaran siap

3. Evaluasi proses
a. Peserta mengikuti pembelajaran dengan baik
b. Peserta banyak yang mengajukan pertanyaan
c. Peserta memperhatikan
4. Dengan menanyakan pertanyaan secara lisan
a. Menjelaskan pengertian aborsi
Jawab : Pengguguran kandungan dengan sengaja sebelum janin lahir.
b. Menjelaskan alasan melakukan aborsi
Jawab :
– Tidak menggunakan alat kontrasepsi
– Jenin cacat
– Korban perkosaan
– Kesehatan tidak mengizinkan hamil
c. Risiko aborsi
– Mengakibatkan gangguan kejiwaan
– Mengakibatkan kematian
– Dapat melatarbelakangi munculnya kriminalitas
d. Menjelaskan solusi (jalan keluar aborsi)
1. Pemberian pendidikan agama sejak dini
2. Tidak boleh berduaan di tempat sepi
3. Terjadi hamil di luar nikah segera dinikahkan
4. Pentingnya penyuluhan kepada masyarakat

DAFTAR PUSTAKA

1. Mohamad, Kartono. (1992). Teknologi Kedokteran & Tantangan Terhadap Biotika. Edisi Pertama. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
2. Bertens K. (2002). Aborsi Sebagai Masalah Etika. Edisi Pertama. Jakarta : PT. Grasindo.
3. Hawari, Danang. (2006). Aborsi. Edisi Pertama. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
4. Smeltzer & Brenda. (2001). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth. Edisi Delapan. Vol. 2. Jakarta : EGC.
5. MD, Paustisia S. (1982). Atlas Kebidanan
6. Royston. (2000). Pencegahan Kematian Pada Ibu Hamil. Jakarta : Binarupa Aksara.

Materi

ABORSI
A. Sejarah Aborsi
Kondisi aborsi di dunia menyebutkan bahwa :
1. Sebanyak 19 juta perempuan di seluruh dunia melakukan aborsi tidak aman setiap tahunnya. 18,5 juta terjadi di negara berkembang, negara-negara Afrika sebanyak 4,2 juga, di negara Asia sebanyak 10,5 juga, di negara Amerika Latin dan Karibia sebanyak 3,8 juta.
2. Sebanyak 68.000 perempuan di negara berkembang meninggal akibat komplikasi aborsi tidak aman tiap tahun. Di negara-negara Afrika sebanyak 30.000, di negara-negara Asia sebanyak 34.000, di negara Amerika Latin dan Karibia sebanyak 4.000.
3. Di Afrika 59% dari seluruh kasus aborsi tidak aman dilakukan oleh perempuan 15-24 tahun.

B. Pengertian Aborsi
Aborsi atau pengguguran kandungan adalah termasi (penghentian) kehamilan yang disengaja (abortus provocatus) atau kehamilan yang diprovokasi dengan berbagai macam cara sehingga terjadi pengguguran.
1. Jenis-jenis aborsi antara lain
a. Aborsi spontan
Aborsi spontan atau yang lebih terkenal dengan keguguran atau terhentinya kehamilan karena faktor alamiah.
b. Aborsi habitual
Adalah aborsi berurutan, berulang dengan penyebab tidak diketahui.
c. Aborsi efektif
Mengakhiri kehamilan secara volunteer dan biasanya dilakukan oleh tenaga medis.
d. Aborsi provocatus medicali
Yaitu penghentian kehamilan yang disengaja karena alasan medik.
e. Aborsi provocatus criminalis
Yaitu penghentian kehamilan yang melanggar kode etik kedokteran.

2. Alasan melakukan aborsi
a. Kehamilan karena pemerkosaan
b. Mengetahui bahwa anak yang dikandung menderita cacat
c. Kesehatan tidak mengizinkan hamil
d. Kehamilan ektopik terganggu
e. Tidak mengetahui perilaku seks yang dilakukan akan menyebabkan kehamilan
f. Kehamilan anak remaja

3. Risiko yang harus ditanggung bagi yang melakukan aborsi
a. Kematian perempuan karena aborsi
b. Berlatar belakang kriminal
c. Mengalami gangguan kejiwaan

4. Solusi untuk mencegah aborsi
a. Memberikan pendidikan agama
b. Bila terjadi kehamilan di luar nikah sebaiknya dinikahkan
c. Orang tua harus menciptakan tatanan kehidupan religius
d. Penyuluhan kepada masyarakat
e. Bagi yang melakukan tindakan aborsi dapat dikenai sanksi

5. Aborsi yang aman seharusnya
a. Dilakukan oleh dokter ahli kandungan atau dokter umum
b. Dilakukan di rumah sakit atau klinik
c. Fasilitas yang tidak ditunjuk pemerintah dilarang melakukan pelayanan aborsi
d. RS dan Klinik dituju hanya diizinkan memberikan pelayanan aborsi

6. Indikasi kesehatan
Berdasarkan UU (KUHP) pengguguran kandungan di Indonesia dilarang tanpa pengecualian. Pengguguran yang semual secara mutlak dilarang kini diperbolehkan asal tujuan baik, yaitu menyelematkan jiwa dan menjaga kesehatan si ibu.
Berdasarkan definisi yang dianut dunia pengetahuan sekarang (dan juga UU Pokok Kesehatan No. 9/69) pengertian kesehatan tidak hanya meliputi kesehatan fisik tetapi juga mental dan sosial. Dalam deklarasi WHO / UNICEF yang dicanangkan dari Alma Ata, tahun 1987, tercakup juga pengertian kemampuan hidup produktif secara ekonomi maupun sosial.

7. Faktor yang mempengaruhi risiko kematian akibat aborsi
a. Metode yang digunakan
b. Kompetensi pelaksanaan aborsi
c. Stadium kehamilan saat dilakukan aborsi
d. Umur dan keadaan umum wanita yang hamil
e. Ketersediaan dan mutu pelayanan medis guna menghadapi kemungkinan yang terjadi.

8. Karakteristik wanita yang berusaha melakukan aborsi
Ada berbagai alasan dan kondisi individu memungkinkan melakukan aborsi. Walaupun demikian, beberapa karakteristik umum yang luas dapta diidentifikasi. Biasanya di daerah perkotaan dari pada wanita pedesaan. Kencenderungan aborsi pada wanita yang tidak menikah. Wanita yang melakukan aborsi sebagian sudah menikah dan mempunyai beberapa anak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: