Hikari Research

Melayani: Konsultasi KTI, Skripsi, Mini Riset, Olah Data, Pengetikan, Translate, Scan, Cetak foto, Pulsa dll

  • Hikari Komputer

    Telp. 0852 9090 1322

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 8 pengikut lainnya.

  • Kategori

  • Chat Yuk…


    Status YM

    Pengunjung Online

  • Tolong dong suster… bawa ke Hikari..!!

    Get Well Myspace Comments

  • Tukar Link

    <a href="http://rentalhikari.wordpress.com" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-132" title="HIKARI KOMPUTER" src="http://rentalhikari.files.wordpress.com/2009/11/hikari-komputer.gif" alt="" width="177" height="24" /></a>

    Kopi kode diatas dan taruh di sidebar blog anda, stlh itu hub saya via komentar saya link balik okay... pisss...

  • Teman-teman

    shmilytronik

Penelitian pola asuh orang tua

Posted by dwixhikari pada 12 Maret 2010

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Tempertantrum Pada Anak Prasekolah di TK ABA 53 Plamongan Indah Semarang.
Oleh : Niken Jayanthi, S.Kep

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A. Jenis atau Rancangan Penelitian dan Metode Pendekatan
Rancangan penelitian ini adalah descriptive correlation yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan korelatif variabel (Nursalam, 2003), dengan pendekatan cross sectional yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor dan resiko dengan efek dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada satu waktu (point approach) (Notoatmodjo, 2005). Penelitian ini menggambarkan tentang hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku tempertantrum pada anak prasekolah.

B. Populasi dan Sampel
1. Populasi
Populasi adalah seluruh subjek penelitian yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti umtuk dipelajari dan ditarik kesimpulan (Arikunto, 2006). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dari siswa TK ABA 53 Plamongan Indah Semarang sejumlah 53 orang tua (ibu).
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang akan diteliti atau sebagian jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Alimul Hidayat, 2007). Sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik sampling jenuh yaitu semua populasi dijadikan sampel (Murti, 2006). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 53 orang tua (ibu).
Penelitian ini, kriteria sampel meliputi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi, dimana kriteria tersebut menentukan dapat atau tidaknya sampel tersebut digunakan.
Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah :
a. Responden bisa menulis dan membaca
b. Ibu yang memiliki anak usia prasekolah
c. Bersedia menjadi responden
Kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah :
a. Responden menolak untuk dilakukan penelitian
b. Anak dalam kondisi sakit saat dilakukan penelitian
c. Anak yang mengalami retardasi mental
Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, artinya sampel yang digunakan adalah total populasi. Metode ini diperbolehkan karena jumlah populasi yang terbatas atau sedikit, yaitu jumlah sampel populasinya hanya 53 responden. Diharapkan dengan menggunakan total populasi akan lebih mewakili fakta yang ada, sehingga besar sampel dalam penelitian ini adalah 53 ibu (Notoatmodjo, 2002).

C. Definisi Operasional, Variabel dan Skala Penelitian
1. Pola asuh orang tua
Pola perilaku yang diterapkan orang tua pada anak yang bersifat relatif dan konsisten dari waktu ke waktu. Pola perilaku ini dapat dirasakan oleh anak dari segi negatif maupun positif. Kuesioner yang terdiri dari 21 pernyataan. Pola asuh orang tua dikelompokan berdasarkan skor:
1. Otoriter (7 pernyataan):
a. 8-14 : otoriter
b. ≤ 7 : tidak otoriter
2. Bisa diandalkan (7 pernyataan):
a. 8-14 : bisa diandalkan
b. ≤ 7 : tidak bisa diandalkan
3. Permisif ( 7 pernyataan):
a. 8-14 : permisif
b. ≤ 7 : tidak permisif
4. Campuran: bila memenuhi ≥ 2 dari kriteria pola asuh diatas. Skala : Nominal

2. Tempertantrum
Perilaku ledakan kemarahan atau luapan emosi pada anak Kuisioner yang terdiri dari 15 pernyataan Dikelompokan berdasarkan skor:
1. 20-30 : Tinggi
2. 10-19 : Sedang
3. 0-9 : Rendah
Skala : Ordinal

D. Metoda dan Alat Pengumpulan Data
1. Metode Pengumpulan Data
Pada penelitian ini didapatkan data : identitas responden, data perilaku tempertantrum anak, dan data pola asuh orang tua. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan menggunakan kuesioner yang telah terstruktur yang akan diisi oleh orang tua anak prasekolah.
2. Alat pengumpulan data
Alat pengumpulan data pada penelitian dilakukan dengan cara menggunakan:
a. Alat pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, yaitu peneliti mengumpulkan data formal kepada responden untuk menjawab pertanyaan pada lembar kuesioner.
b. Kuesioner dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
1) Bagian I
Kuesioner demografi yang berisi pertanyaan untuk mendapatkan data identitas ibu, dan data dari anak prasekolah tersebut.
2) Bagian II
Kuesioner tentang perilaku tempertantrum anak prasekolah yang terdiri dari 15 pernyataan dengan pilihan selalu, kadang – kadang, tidak pernah. Jawaban selalu di beri skor 2, kadang – kadang skor 1, tidak pernah skor 0. Berikut merupakan pengelompokan tempertantrum pada anak berdasarkan skor :
1. 20 – 30 :Tinggi
2. 10 – 19 : Sedang
3. 0 – 9 : Rendah
3) Bagian III
Untuk mengetahui jenis pola asuh yang diterapkan orang tua kepada anaknya di TK ABA 53 Plamongan Indah Semarang. Kuesioner tentang pola asuh orang tua terdiri dari 21 pernyataan dengan pilihan selalu, kadang – kadang, tidak pernah. Jawaban selalu diberi skor 2, kadang – kadang skor 1, tidak pernah skor 0. Berikut ini merupakan pengelompokan pernyataan tentang pola asuh orang tua berdasarkan skor :
1. Otoriter (7 pernyataan):
a. 8-14 : otoriter
b. ≤ 7 : tidak otoriter
2. Bisa diandalkan (7 pernyataan):
a. 8-14 : bisa diandalkan
b. ≤ 7 : tidak bisa diandalkan
3. Permisif (7 pernyataan):
a. 8-14 : permisif
b. ≤ 7 : tidak permisif
4. Campuran:
Bila memenuhi ≥ 2 dari kriteria pola asuh diatas.

E. Metoda Pengolahan dan Analisa data
1. Uji coba instrumen
Sebelum instrument digunakan dilakukan uji coba terlebih dahulu, yaitu dengan pengujian validitas dan relialibilitas.
a. Pengujian validitas instrumen
Validitas adalah suatu indeks yang menunjukkan alat ukur itu benar-benar mengukur apa yang diukur (Notoatmodjo, 2005). Penelitian ini menggunakan face validity yaitu suatu keputusan apakah instrumen yang ditanyakan mengukur konsep yang diinginkan. Uji validitas dilakukan terhadap 20 orang tua (ibu) / responden yang diambil dari TK Melati Plamongan Indah. Menurut Arikunto (2006), untuk menguji validitas suatu variabel dapat menggunakan korelasi product moment dengan menggunakan perangkat komputer.
Y : skor total
Menurut Sugiyono (2007) keputusan ujinya adalah :
Bila rhitung lebih besar dari rtabel artinya variabel tersebut valid.
Bila rhitung lebih kecil dari rtabel artinya variabel tersebut tidak valid.
Berdasarkan perhitungan dengan rumus di atas, nilai rhitung untuk seluruh pertanyaan akan dibandingkan dengan nilai rtabel 0,44 pada taraf signifikansi 0,05. Jika nilai rhitung > r tabel, pertanyaan dinyatakan valid.
1) Pola asuh orang tua : hasil uji validitas pola asuh orang tua dalam rentang 0,441 – 0,873 artinya kuesioner pola asuh orang tua tersebut valid karena nilai tersebut lebih besar daripada 0,44.
2) Tempertantrum anak : hasil uji validitas perilaku tempertantrum anak dalam rentang 0,495 – 0,840 artinya kuesioner tempertantrum anak tersebut valid karena nilai tersebut lebih besar daripada 0,44
b. Pengujian reliabilitas instrumen
Suatu alat ukur dikatakan reliabel bila alat itu dalam mengukur suatu gejala pada waktu yang berlainan senantiasa menunjukkan hasil yang sama. Jadi alat yang reliabel secara konsisten memberi hasil ukuran yang sama (Arikunto, 2006). Pengujian reliabilitas pada penelitian ini menggunakan rumus alpha cronbach, instrumen dikatakan reliabel bila nilai alpha mendekati angka 1.
1) Pola asuh orang tua : hasil uji reliabilitas pola asuh orang tua dengan = 0,940 artinya kuesioner pola asuh orang tua tersebut reliabilitas tinggi karena nilai Alpha Croanbach melebihi angka kritik dan mendekati nilai 1.
2) Tempertantrum anak : hasil uji reliabilitas tempertantrum anak dengan = 0,935 artinya kuesioner tempertantrum anak tersebut reliabilitas tinggi karena nilai Alpha Croanbach melebihi angka kritik dan mendekati nilai 1.

2. Metode Pengolahan Data
Pengolahan data dalam penelitian ini dibagi menjadi 5 tahap :
a. Editing
Peneliti memberikan kuesioner dan menjelaskan tentang cara pengisian kuesioner pada responden kemudian setelah kuesioner diisi oleh responden, peneliti melakukan pengecekan atau pemeriksaan isian formulir atau kuesioner dan jawaban yang ada di kuesioner sudah lengkap, jelas, relevan serta konsisten
b. Coding
Klasifikasi jawaban-jawaban yang ada menurut jenisnya dengan memberi tanda pada masing-masing jawaban berupa angka untuk selanjutnya dimasukkan dalam lembaran tabel kerja agar mempermudah pembacaan.
1) Variabel pola asuh
Terdiri dari 21 kuesioner untuk jawaban kuesioner pola asuh orang tua, otoriter diberi kode 1, bisa diandalkan dengan kode 2, permisif dengan kode 3, dan campuran dengan kode 4.
2) Variabel tempertantrum pada anak
Terdiri dari 15 kuesioner untuk jawaban perilaku tempertantrum dikategorikan sesuai dengan kode 1: tinggi, kode 2 : sedang dan kode 3 : rendah.
c. Entry data
Entry data merupakan suatu proses memasukkan data ke dalam perangkat komputer, yaitu dengan memasukkan variabel-variabel yang ada dalam penelitian ini yaitu variabel perilaku tempertantrum, dan variabel pola asuh orang tua ke dalam perangkat komputer dengan cara dikategorikan.
d. Tabulating / Processing
Proses perhitungan yang telah ditempatkan ke dalam masing-masing kategori dan disusun dalam tabel yang mudah dimengerti, kemudian dilakukan pengolahan data dengan menggunakan rumus chi square.
e. Cleaning
Pembersihan data merupakan kegiatan pengecekan kembali data yang sudah dientry apakah ada kesalahan atau tidak saat memasukkan data di komputer.
3. Analisis Data
a. Analisis univariat adalah analisa yang dilakukan untuk menganalisa variabel yang ada secara deskriptif dengan membuat tabel distribusi frekuensi. Variabel yang dideskriptifkan dalam penelitian ini yaitu variabel pola asuh, dan variabel perilaku tempertantrum.
b. Analisis bivariat untuk mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat dengan menggunakan chi kudrat karena variabel independen dan varibel dependen diukur dengan skala nominal dan ordinal. Variabel yang mempunyai skala nominal yaitu variabel pola asuh orang tua dan yang mempunyai skala ordinal yaitu variabel perilaku tempertantrum.
Dari uji statistik tersebut dapat ditetapkan:
1) Hipotesa penelitian Ha diterima dan Ho ditolak jika p value lebih kecil dari alpha 0,05
2) Hipotesa penelitian Ha ditolak dan Ho diterima jika p value lebih besar dari alpha 0,05

F. Etika Penelitian
Dalam melakukan penelitian, peneliti memperhatikan masalah-masalah etika penelitian yang meliputi :
1. Informed consent (informasi untuk responden)
Sebelum melakukan tindakan, orang tua diberitahu cara-cara mengisi kuesioner dan di jelaskan pula tentang maksud, tujuan, manfaat, dan dampak dari tindakan yang akan dilakukan.
2. Anonimity (tanpa nama)
Kerahasiaan dari identitas responden dalam penelitian ini akan dijaga oleh peneliti dan hanya digunakan semata-mata untuk kepentingan penelitian. Kerahasiaan dalam penelitian ini dijaga oleh peneliti dengan tidak mencantumkan nama, hanya nomor responden saja yang dicantumkan.
3. Confidentiality (kerahasiaan informasi)
Kerahasiaan mengacu pada tanggung jawab peneliti untuk melindungi semua data yang dikumpulkan. Seluruh informasi yang diberikan oleh responden dijamin kerahasiaanya oleh peneliti dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian dan kelompok tertentu saja yang disajikan dan dilaporkan sebagai hasil penelitian, dan jika sudah tidak dibutuhkan lagi maka seluruh data akan dimusnahkan.

G. Jadwal Penelitian
Pelaksanaan penelitian dilakukan mulai awal bulan November 2008, secara rinci dapat dilihat pada lampiran.

About these ads

5 Tanggapan to “Penelitian pola asuh orang tua”

  1. windi said

    mas ato mbak,.
    bleh minta rincian kuesiner tentang pola asuh nya,.
    soal nya saya lgi bwat kti tapi kebingungan,.
    mkseh ya,.
    tolong krim ke email saya,..
    skli lgi mkseh ya,.

  2. surilena said

    baik sekali penelitian ini. saya tertarik untuk memakai instrumen pola asuh.bisakah saya dibantu untuk diberikan instrumen pola asuhnya secara lengkap dengan cara perhitungannya. instrumen tersebut bisa ngak digunakn untuk anak usia 6-12tahun dan diisi oleh ibu. mohon respon secepatnya. saya perlu sekali. tq

  3. dez said

    boleh minta contoh kuesionernya ga ?
    soalnya saya juga lagi penelitian dengan variabel independennya pola asuh orang tua..
    mksh sblmnya

  4. dez said

    blh minta contoh kuesionernya ga ?
    soalnya saya juga sedang penelitian dgn variabel independennya pola asuh orang tua,,
    mksh sblumnya

  5. thalib said

    ass…
    bisa lihat contoh instrumennya yang untuk pola asuh

    kalo bisa dikirim ke ibeng_milagokil@yahoo.com
    klo tidak bisa minta arahannya dibuku apa bisa saya peroleh

    z mengharapkan bantuannya..

    thalib

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: